20 April 2026. Kabar membanggakan datang dari Program Studi Manajemen Agribisnis. Dua orang dosen berhasil meraih pendanaan dalam program BIMA (Basis Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Dosen tersebut adalah Ir. Mujiburrahmad, S.P., M.Si dan Qhistina Atikah, S.P., M.Si yang berhasil lolos pada skema yang berbeda. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Qhistina Atikah berhasil memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Skema ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kapasitas penelitian dosen serta menghasilkan inovasi berbasis keilmuan. Melalui kegiatan penelitian tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu agribisnis, khususnya dalam menjawab tantangan sektor pertanian modern.

Sementara itu, Ir. Mujiburrahmad memperoleh pendanaan pada skema Pengabdian kepada Masyarakat melalui program Pemberdayaan Desa Binaan. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat desa melalui kegiatan pendampingan, pelatihan, serta penerapan teknologi tepat guna di bidang agribisnis. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dalam bidang penelitian dan pengabdian. Selain itu, pendanaan BIMA diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi yang relevan terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah melalui program ini, diharapkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat semakin meningkat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan sektor agribisnis di Indonesia.




