Program Studi Manajemen Agribisnis melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pascabencana melalui Rehabilitasi Budidaya Udang dan Pengembangan Hidroponik Rumah Tangga di Desa Meunasah Bueng, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan dosen dan sivitas akademika Fakultas Pertanian, yaitu Dr. rer. hort. Indera Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., Mujiburrahmad, S.P., M.Si., Prof. Dr. Ir. Elly Kesumawati, M.Agric.Sc., Ira Manyamsari, S.P., M.Si., serta Abdullah, S.E. Kehadiran tim di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung pemulihan pascabencana berbasis potensi lokal.
Pemberdayaan masyarakat difokuskan pada dua kegiatan utama, yaitu rehabilitasi budidaya udang dan pengembangan hidroponik rumah tangga. Rehabilitasi budidaya udang bertujuan untuk menghidupkan kembali tambak masyarakat yang terdampak bencana sebagai sumber mata pencaharian utama. Sementara itu, pengembangan hidroponik rumah tangga diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Meunasah Bueng agar mampu memulihkan kondisi ekonomi dan ketahanan pangan pascabencana. Melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan, diharapkan masyarakat menjadi lebih mandiri, produktif, serta memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Dekan Fakultas Pertanian menyampaikan bahwa program ini mencerminkan semangat “mahasiswa berdampak”, yaitu mahasiswa yang hadir membawa solusi nyata bagi permasalahan masyarakat. Fakultas Pertanian terus mendorong agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah dapat diterapkan secara langsung untuk membantu pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen Agribisnis berharap terjalin hubungan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta tercipta dampak positif yang nyata bagi pembangunan daerah.




